Dalam industri kopi dunia, istilah "Specialty Coffee" bukan sekadar klaim pemasaran. Istilah ini merujuk pada standar kualitas ketat yang ditetapkan oleh Specialty Coffee Association (SCA). Untuk menentukan apakah sebuah kopi layak menyandang gelar tersebut, para ahli yang disebut Q-Grader melakukan proses evaluasi sensorik yang dikenal sebagai Cupping.
Sistem Skor 0-100 SCA
SCA menggunakan skala penilaian numerik untuk mengukur kualitas biji kopi hijau (green beans) setelah disangrai dalam sampel kecil. Skor akhir adalah akumulasi dari berbagai parameter sensorik:
- Skor 80.0 - 84.99: Masuk kategori Very Good. Ini adalah ambang batas terendah untuk disebut sebagai kopi Specialty.
- Skor 85.0 - 89.99: Masuk kategori Excellent. Kopi di level ini memiliki kompleksitas rasa yang jelas dan atribut yang sangat menonjol.
- Skor 90.0 - 100: Masuk kategori Outstanding atau Exemplary. Kopi ini sangat langka (kurang dari 1% produksi dunia), memiliki karakter rasa yang unik, dan biasanya dijual melalui lelang internasional dengan harga fantastis.
Atribut yang Dinilai dalam Cupping
Saat memberikan skor, seorang penilai tidak hanya melihat rasa enak atau tidak, melainkan membedah 10 atribut spesifik:
- Fragrance/Aroma: Bau kopi saat masih kering (bubuk) dan saat sudah basah (terseduh).
- Flavor: Karakteristik rasa utama kopi saat berada di dalam mulut.
- Aftertaste: Durasi dan kualitas rasa yang tertinggal setelah kopi ditelan.
- Acidity: Tingkat keasaman yang memberikan kesegaran (bukan rasa asam basi).
- Body: Tekstur atau berat cairan kopi di dalam mulut (mouthfeel).
- Balance: Bagaimana semua atribut di atas bekerja sama secara harmonis.
- Sweetness: Intensitas kemanisan alami yang berasal dari karbohidrat kopi.
- Clean Cup: Kejelasan rasa tanpa adanya kontaminasi atau gangguan rasa asing.
- Uniformity: Konsistensi rasa di antara 5 cangkir sampel yang disajikan.
- Overall: Penilaian holistik dari panelis terhadap potensi kopi tersebut.
Mengapa Skor Ini Penting?
Bagi petani, skor yang tinggi berarti nilai jual yang lebih mahal dan akses ke pasar premium. Bagi konsumen, sistem skor ini memberikan jaminan bahwa kopi yang mereka beli memiliki transparansi asal-usul dan kualitas rasa yang telah teruji secara objektif, bebas dari cacat rasa (defects).
Catatan : Kopi dengan skor di bawah 80 dikategorikan sebagai "Commercial Grade". Meskipun tetap layak minum, kopi tersebut biasanya memiliki rasa yang seragam, pahit yang dominan, dan seringkali digunakan untuk kopi instan atau campuran (blend) massal.

